Rabu kemarin (18/11), Pasukan Laskar Sedekah Semarang melakukan Aksi di Mranggen Semarang untuk menyantuni seorang dhuafa bernama ibu Murni. Beliau hidup sendirian di gubuk yang dibangunkan oleh warga sekitar dengan kondisi seadanya. Sedari kecil, beliau sudah menjadi yatim piatu. Beliau hanya memiliki adik, tidak ada keluarga lainnya ditambah karena beliau tidak berkeluarga.

dhuafa

Air mata  tidak dapat ditahan oleh seluruh pasukan LS yang turun dalam aksi tersebut karena menyaksikan secara langsung betapa susah dan payah beliau menjalani kehidupan sehari-hari. Beliau mendapat makan dari adik atau tetangga setiap harinya. Namun adik beliau tidak dapat mengurusi karena umurnya yang sudah tidak muda lagi dan kondisi yang sudah tidak sehat lagi. Keadaan memprihatinkan beliau ditambah dengan kebutaan yang dialami. Kebutaan beliau diakibatkan sakit diabetes yang dideritanya. Beliau juga mengeluhkan tidak dapat berjalan karena kaki yang sakit.

Keterbatasan fisik ibu Murni membuat ia tidak dapat membuang air besar maupun kecil di kamar mandi. Sehingga kotoran berceceran dimana-mana. Kondisi ini membuat iba seluruh pasukan. Rencananya ibu Murni akan diberi santunan setiap bulannya,  InsyaAllah juga akan sedikit merenovasi rumah beliau agar mudah dibersihkan.Selain itu,  Pasukan LS hingga saat ini masih memikirkan upaya untuk memberikan kondisi yang lebih baik bagi beliau.

Semoga langkah kecil pasukan LS Semarang ini diberkahi, dilindungi dan dijaga agar selalu menuju ke jalan Illahi Robbi. Semoga diberi selalu ke iklasan dan Istiqomah dalam membantu sesama. Aamiin…

LS Semarang: SALAM ACTION