Jika kita mau sejenak melihat kebawah, disekeliling kita masih banyak keluarga yang kondisi ekonominya lebih kurang daripada kita.
Salah satunya Mbah Satiyah. Seorang janda yang harus menghidupi diri dan anaknya yang “terbelakang”.
Sehari-hari beliau harus menjelajah jarak berkilo-kilo meter sebagai tukang rosok, dan kadang sebagai buruh cuci.
Kaki pegal dan lelah sudah Ia lupakan demi sesuap nasi dan kelanjutan hidupnya beserta anaknya.
Dan Allah telah mempertemukan Mbah Satiyah dengan pasukan LS Semarang.
Kamis, 30 Desember 2015 Laskar Sedekah Semarang memberikan paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu di rumahnya Jl.Mangkang Irigasi.
Semoga bantuan yang diberikan, setidaknya dapat mengobati rasa lelahnya dihari itu…
Diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah saw bersabda:
اِنَّ اللهَ تَعَالَى يَنْظُرُ اِلَى وَجْهِ الشَّيْخِ صَبَاحًا وَمَسَآءً وَيَقُوْلُ : يَا عَبْدِى قَدْ كَبُرَ سِنُّكَ وَرَقَّ جِلْدُكَ وَدَقَّ عَظْمُكَ وَاقْتَرَبَ اَجَلُكَ وَحَانَ قُدُوْمُكَ اِلَيَّ فَاسْتَحِ مِنِّى فَاَنَا اَسْتَحْيِى مِنْ شَيْبَتِكَ اَنْ اُعَذِّبَكَ فِى النَّارِ
Sesungguhnya Allah Ta’ala memandang ke wajah orang yang sudah tua pada waktu pagi dan petang seraya berfirman: “Wahai hamba-Ku, umurmu sudah tua, kulitmu sudah berkeriput, tulangmu sudah rapuh, ajalmu sudah dekat, dan sudah tiba saatnya engkau menghadap kepada-Ku. Oleh karena itu malulah engkau kepada-Ku, niscaya Aku malu menyiksa engkau dalam neraka karena ubanmu”.
LS Semarang: Salam ACTION !!!
