Rumah… adalah tempat kita kembali dari rutinitas harian, rumah juga sebagai tempat istirahat dan berlindung. Namun jika rumah yang kita tinggali sekaligus dijadikan tempat pekarangan ayam, betahkah Anda?
Keadaan rumah yang ditinggali Mbah Suliyem membuat miris bagi yang hendak bersilaturahmi ke rumahnya di Ngesrep Timur, Tembalang.
Rumah yang berukuran kecil itu berdiri di atas tanah tetangga yang juga mempunyai peternakan ayam. Sehingga sehari-hari Mbah Suliyem dan anak semata wayangnya telah terbiasa dengan aroma yang dihasilkan dari hewan tersebut.
Dari informasi yang diterima, penglihatan Mbah Suliyem pun sudah mulai berkurang. Dan anak satu-satunya Mbah Suliyem pernah mengalami gangguan jiwa, sehingga tidak banyak membantu. Hanya memasak yang bisa beliau lakukan.
Maka dari itu… Jumat, 8 Januari 2016, pasukan Laskar Sedekah berinisiatif memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu, yang diterima langsung oleh Mbah Suliyem.
Dari Surat An-Nahl Ayat 80-81:
Dan Allah menjadikan rumah-rumah bagimu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagimu rumah-rumah dari kulit hewan ternak yang kamu merasa ringan (membawanya) pada waktu kamu bepergian dan pada waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu unta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan kesenangan sampai waktu (tertentu). Dan Allah menjadikan tempat bernaung bagimu dari apa yang telah Dia ciptakan, Dia menjadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia menjadikan pakaian bagimu yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dari peperangan. Demikian Allah menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu agar kamu berserah diri (kepada-Nya)
LS Semarang: Salam ACTION !!!