Penyakit yang datang beruntun dan tak kunjung sembuh, kadang membuat janda Mbah Riyanti dilanda kesedihan.
Perlu dimaklumi, bahwa penyakit stroke dan diabetes yang dialaminya membuat dirinya tidak dapat berkutik, bahkan untuk buang air kecil saja harus mengandalkan pampers.
Sedih?…sudah pasti. Apalagi beliau hidup seorang diri, dan hanya ditemani oleh seorang janda pula bernama mbak Ida.

Dengan adanya informasi tersebut, Laskar Sedekah memberikan santunan kepada Mbah Riyanti pada hari Senin, 7 Maret 2016, berupa pampers sebanyak 16 pcs senilai Rp 126 ribu, beras 15 kg senilai Rp 135 ribu dan uang tunai untuk perawatan Mbah Riyanti Rp 400 ribu.
Selain itu Laskar Sedekah juga memberikan santunan kepada Mbah Yatmi, janda dhuafa dengan penghasilan yang tidak tetap namun harus menghidupi dua anak, berupa beras 15 kg senilai Rp 135 ribu dan uang tunai Rp 300 ribu.
Alloh azza wajalla berfirman: “Apabila Aku menguji hamba-Ku yang beriman, kemudian ia tidak mengeluh kepada orang lain, maka Aku lepaskan ia dari ikatan-Ku dan Aku gantikan baginya daging dan darah yang lebih baik dari semula, dan ia boleh memperbarui amal, sebab yang lalu telah diampuni semua.”