Udara masih terasa segar untuk dihirup…
Derap langkah sebagian orang telah sibuk saat matahari masih mengintip di peredarannya.
Pagi itu alam menyaksikan pergulatan seorang pria mengangkat ratusan nasi bungkus yang telah diolah dan siap diberikan kepada si pemesan.
Sebungkus nasi yang berasal dari pondok warung telah berpindah kepada mobil ambulance yang didominasi warna ungu dan putih.
Urusan perut memang menjadi krusial bagi makhluk yang bernyawa.
Dan sekelompok komunitas anak muda yang bernama Laskar Sedekah telah sejak lama perduli akan hal itu.
Minggu, 10 April 2016 telah dilaksanakan Tebar Nasi Bungkus di wilayah Semarang Utara.
Sebanyak 300 nasi bungkus diberikan kepada kaum tunawisma yang membutuhkan.

Walau hanya sebungkus nasi, semoga membawa rahmat dan manfaat lalu disalurkan menjadi tenaga bagi mereka.
أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَةُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ
‘’Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.’’