Indahnya ukhuwah. Pertemuan yang terbilang singkat. Menumbuhkan rasa saling percaya diantara kita. Dulu, kita adalah pemuja emosi manusia yang memiliki sejuta ekspresi untuk menunjukan jati diri. Hingga Tuhan mempertemukan kita dengan cara yang indah.

30
Seiring berjalannya waktu, satu persatu dari kita mulai berdatangan, membangun satu keluarga untuk membantu sesama. Disaat orang-orang diluar sana hanya fokus membahagiakan diri sendiri. Kita memilih menuangkan kebahagiaan dalam 1 mangkuk penuh berisi kata, berisi cerita dengan canda dan tawa. Penuh dengan rasa kesyukuran.

Setiap saat kita merasakan nikmatnya berbagi. Dan setiap cerita kita abadikan dalam lantai kertas bersama pena dan tinta. Menulis bait demi bait cerita yang kita lalui. Semoga kita abadi dalam tulisan-tulisan ini, menjadi manusia pilihan Allah yang di percaya untuk mengetuk pintu hidayah sesama untuk bersedekah.

31

Indahnya ukhuwah ini. Mari berjanji untuk selalu melangkah bersama. Tularkan semangat berbagi pada mereka. Jika ujian menerpa maka hadapilah. Jika kau lelah maka teruslah melangkah. Sampai rasa lelah bosan mengikutimu. Kita memang tidak akan tahu apa tantangan didepan. Namun kita tahu taat itu jalan keluar.

32

Saudaraku. Teruslah taburkan pupuk kebailan dalam ukhwah ini. Agar kelak menumbuhkan buah yang menjadi berkah untuk banyak orang. Takan pernah engkau temui indahnya ukhwah seperti ini jika bukan di Laskar Sedekah. Suatu saat akan engkau rindukan rentetan cerita mengharukan yang menjadi saksi perjalanan ukhuwah ini juga kisah cerita didalamnya yang mendatangkan senyum ketika engkau mengingatnya. Dan jika suatu saat dari kita terjatuh, hilang semangat dan lelah maka bisikan kepada mereka “Ingat, Semua karena Allah.”

Saudaraku ketahuilah. Aku tak pernah mengira akan dipertemukan dengan orang-orang hebat seperti kalian semua. Terimakasih.

(Alif Ba Ta.red)