Teduhnya kota semarang sore itu hampir menampakan kemuning senjanya
Ada sosok tubuh renta menua di sebrang sana
Meski ada lelah yang menggelayut
Ada bimbang yang menganga
Ada putus asa yang kerap mendera
Namun kesabaran dan ketegaran jiwa menjadi obat mujarab ladang pahala penghapus deritanya
mbah-darsono
Beliau adalah Mbah Darsono, seorang nenek warga Ngesrep Tembalang semarang yang mengalami kebutaan pada kedua matanya , beliau hanya tinggal bersama anaknya di sebuah gubug kecil yang sekaligus dijadikan tempat kandang ayam, bau menyengat sangat terasa saat beberapa pasukan Laskar Sedekah bersilaturahmi di gubugnya, namun Mbah Darsono tetap ikhlas dan kuat dengan ujian kehidupan yang Allah berikan kepadanya.
Tak jauh dari rumah Mbah Darsono pun juga ada seorang kakek yang hidup sebatang kara, para tetangga memanggilnya dengan sebutan Mbah Karso.., Mbah karso tinggal seorang diri di sebuah rumah petak kecil seperti warung…usia yang semakin menua dan kondisi fisik yang tak memungkinkan untuk bekerja membuatnya menggantungkan pemberian tetangga untuk makan kesehariannya
Jumat, 04 November 2016 LS Semarang memberikan santunan untuk Mbah Darsono dan Mbah Karso masing masing sebesar Rp.500.000,-

“Dan kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain, maukah kamu bersabar? Dan adalah Rabb-Mu Maha Melihat.” (Al-Furqon: 20 )
#LSAction                        #SedekahOnline

#LaskarSedekah #LaskarSedekahSemarang