Lebih baik hidup sendiri dan tidak merepotkan orang lain apalagi anak sendiri, itulah Mbah Sukimin…
Yang berasal dari Madiun.

170316(1)

Beliau mempunyai seorang putra, enam cucu dan empat buyut. Dan mereka hidup terpisah dari Mbah Sukimin.
Walau kadang putranya menengok dan memberikan perhatian kepada Mbah Sukimin, namun beliau tetap mandiri dalam menghidupi dirinya.
Pekerjaan sehari-harinya adalah pemungut sampah dan bersih-bersih di lingkungan kantor yang dekat dengan gubug kecilnya.
Penghasilannya dalam sebulan kurang lebih Rp 200 ribu

Jangankan tempat tidur yg layak, kamar mandi pun Mbah Sukimin harus menumpang ke rumah tetangga atau harus ke kamar mandi umum.

Mbah Sukimin layak untuk kita bantu.
Kamis, 17 Maret 2016 Laskar Sedekah memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu dan paket sembako kepada Mbah Sukimin.

“Barangsiapa mengira bahwa mempunyai penolong yang lebih mumpuni dibanding Allah, maka baru sedikit ia mengenali Allah, dan barangsiapa mengira mempunyai musuh yang lebih kejam dibanding nafsunya, maka ia baru sedikit mengetahui nafsunya sendiri”.