Ada seorang hamba yang dimasa lalunya bergelung dengan dosa, lantas melakukan suatu hal dengan mengharap doa yang mustajab dari anak yatim…

Agar dosanya dapat terangkat.

Agar derajat masa depannya lebih baik.

 Sumbangan sebesar Rp 1 juta rupiah diberikan untuk keluarga Sulaeman pada hari Minggu, 5 Juni 16 dirumahnya Jl.Madukoro I Semarang.

Seorang anak yatim berusia 17 tahun, yang hanya lulusan SMP.

Sehari-hari Ia bekerja sebagai tukang sampah dengan penghasilan Rp. 1juta /bulan.

Dari penghasilan tersebut, ia harus membayar biaya kontrak rumah sebesar Rp.500 ribu/bulan dan biaya sekolah untuk dua orang adiknya. Yang masih duduk di bangku SMP kelas 1 dan SD kelas 1.

Sedangkan penghasilan Ibunya sebagai buruh pabrik krupuk dengan penghasilan Rp.250 ribu/minggu digunakan untuk biaya sehari-hari.

Sulaeman sendiri sebenarnya tidak memiliki Ijazah SD maupun SMP. Hal itu dikarenakan saat pengambilan Ijazah, orang tuanya tidak dapat membayar penuh biaya sekolah. Butuh sekitar Rp.1,1juta agar Iajazah tersebut dapat diambil.

Nasib adik lelakinya yang duduk di bangku SMP pun tidak jauh beda. Ia tidak punya Ijazah SD. Dan butuh biaya sekitar Rp. 300 ribu untuk mengambil Ijazah tersebut.

Cita-cita Sulaeman masih tinggi. Ia ingin mengejar paket C. Agar hidupnya kelak lebih baik.

 “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” [Al Baqarah 286]