NAMA LASKAR SEDEKAH

Laskar, adalah kata yang sebagian besar masyarakat Indonesia ‘alergi’ ketika mendengarnya pertama kali. Tak sedikit dari masyarakat Indonesia memberikan stigma negatif setelah mendengar kata tersebut.

Namun Komunitas LASKAR SEDEKAH hadir merubah pandangan tersebut.

Eky Duta Setyawan, pasukan Laskar Sedekah Yogyakarta adalah sosok dibalik terciptanya nama Komunitas ini.

Mas Eky mengatakan, “jadi dulu itu banyak yang usul nama, ada Gubug Sedekah, ada yang Omah Sedekah dan lain-lain”.

‘asal ngomong’ adalah asal muasal tercetusnya nama Komunitas ini.

“ga ada filosofi tertentu sih sebenernya cuma asal ngomong aja”, tambahnya kemudian.

Beliau menekankan bahwa semuanya hanya berdasarkan unsur ketidaksengajaan.

“lha aku waktu itu asal ngomong Laskar Sedekah malah semuanya diem terus terpilihlah nama itu”, tegas Mas Eky.

Beliau menambahkan bahwa Laskar Sedekah adalah suatu kebetulan yang membawa berkah.

ls font

eky-150x150

 

WARNA UNGU LASKAR SEDEKAH

Tentu kita penasaran mengapa dari sekian banyak warna terpilihlah warna ‘ungu’ sebagai trademark dari Laskar Sedekah?

Pencetus warna ungu dari Laskar Sedekah adalah sang founder, Ma’ruf Fahrudin. Beliau memilih warna ungu  ini karena ungu adalah warna kesukaaannya.

“Saya pakai warna ungu karena itu adalah warna favorit saya” kata mas maruf

selain itu beliau juga menambahkan bahwa warna ungu ini adalah warna yang netral karena saat ini tidak ada satu parpolpun yang menggunakan warna ungu. sejalan dengan komitmen ls untuk bebas dari segala kegiatan politik praktis

logo png

DSC_1002

 

 

LOGO LASKAR SEDEKAH

Wisnu Ardianto, salah satu Pasukan Laskar Sedekah Yogyakarta inilah yang membuat logo Laskar Sedekah. Berawal dari kebutuhan untuk membuat logo di sebuah komunitas baru, Mas Wisnu berusaha menuangkan ide-ide di sebuah aplikasi desain grafis, walaupun saat itu Beliau masih belajar.

Kesenangannya menonton sepak bola sangat menginspirasinya dalam membuat logo Komunitas ini.

“Langsung saja saat itu saya cari referensi dari logo klub sepakbola, karena saya suka nonton sepakbola”, kata Mas Wisnu.

Mas Wisnu menjelaskan bahwa tidak ada filosofi tertentu dalam membuat Logo Laskar Sedekah.

“Tanpa berfikir filosofi, cuma terpikir namanya laskar sedekah, laskar kan identik dengan pasukan, biasanya pake logo perisai, dari itu lah saya punya ide untuk dibikin perisai, yang juga banyak dipakai klub2 bola luar negeri”, ujarnya

Dari dua kata ‘Laskar’ dan ‘Pasukan’ kemudian terpilihlah lambang ‘Perisai’ yang menjadi logo komunitas ini, dengan tambahan huruf ‘L’ dan ‘S’ ditengah-tengah perisai sebagai singkatan dari kata Laskar Sedekah.

“Perisai kemudian kasih huruf inisial LS di tengahnya”, tambahnya.

Inilah beberapa bentuk perubahan logo Laskar Sedekah sejak awal hingga logo yang telah dipatenkan sekarang. (F)

logo ls asli

wisnu-150x150